Rabu, 18 Mei 2011

WERENG COKLAT

Sungguh berat musim tanam padi periode dua (gadhu) pada tahun 2011 ini.
 Dalam hal pengairan memang diberi kemudahan, karena curah hujan sampai dengan bulan Mei masih cukup. Tetapi efek buruknya dengan curah hujan yang tinggi hama tanaman saling berlomba untuk ikut hidup. Petani jadi kalang kabut dibuatnya.
Di Ponorogo selatan pada bulan Mei ini terjadi wabah serangan hama wereng coklat pada areal tanaman yang cukup luas. Sehingga banyak yang gagal panen alias puso. Karena dari 1 kotak sawah yang normalnya akan menghasilkan sekitar 8-9 kuintal gabah, pada saat ini hanya menghasilkan 5 kuintal saja. Bahkan tidak sedikit petani yang gigit pacul, atawa tidak panen. Apes.
 Para petani banyak yang menyemprot tanamannnya dengan pestisida yang dicampur dengan minyak wangi, tujuannya untuk mengusir wereng. Karena menurut pikiran mereka wereng tak suka dengan bau wangi wangian

1 komentar:

  1. spray dengan sistemik insecticide dengan bahan aktif Pimetrozin....(merk dagang PLENUM) khusus utk wereng apapun.

    sangat efektif pak mengendalikan wereng dengan 3 sasaran, telur, nimfa dan wwereng dewasa.

    cara kerja sistemik menghambat saraf makan wereng.begitu di aplikasikan wereng tidak makan/menghisap makanan lagi, akhirnya mati kelaparan.

    racun ini mampu bertahan 12-15 hari.

    BalasHapus